7 Manfaat Pelukan Untuk Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

7 Manfaat Pelukan Untuk Hidup Lebih Sehat dan BahagiaWANITAKITA.COM – Selama beberapa dekade, kita sudah tahu bahwa bayi tidak akan berkembang tanpa sentuhan fisik dan kasih sayang.

Ada hal kecil yang akan menghibur atau meyakinkan anak-anak kecil, seperti pelukan dari orang yang dicintai. Namun, tidak jarang bagi orangtua untuk berhenti memeluk anak-anak mereka saat mencapai pubertas.

Bagi banyak orang dewasa, jumlah pengasuhan fisik yang mereka terima menurun dengan bertambahnya usia, bahkan penelitian medis mengkonfirmasi bahwa manfaat kesehatan dari sentuhan fisik memperpanjang rentang hidup kita.

Pelukan dari jantung ke jantung dapat memiliki manfaat yang signifikan pada kesehatan dan kebahagiaan dengan 7 cara berikut:

Meningkatkan Hubungan

Sebuah pelukan yang hangat dapat meningkatkan rasa aman, kepercayaan dan rasa memiliki. Ini adalah dasar dari semua hubungan yang sehat. Penelitian telah menunjukkan bahwa hubungan yang selalu diliputi pelukan dan sentuhan cenderung lebih kuat dan lebih tahan lama.

Gulledge et. al. dalam Psychology Today mengatakan, “Sentuhan sangat penting dalam menciptakan dan memperkuat hubungan romantis. Kasih sayang secara fisik sangat berkorelasi dengan hubungan secara keseluruhan dan kepuasan mitra.”

READ  Jeruk, Rahasia Kulit dan Rambut Sehat

“Selain itu, resolusi konflik lebih mudah dengan lebih banyak kasih sayang, dengan meningkatnya pelukan, pegangan, dan ciuman,” tambahnya.

Mengurangi Kecemasan, Stres dan Tekanan Darah

Ketika memeluk atau mencium orang yang dicintai, kadar oksitosin meningkat. Hormon ini memiliki kemampuan untuk mengurangi kecemasan sosial dan menghasilkan perasaan percaya. Ia juga memiliki kemampuan perifer untuk mengurangi stres.

Oksitosin telah ditunjukkan mengurangi kortisol dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah. Gallace dan Spence, menyatakan bahwa wanita yang melaporkan telah menerima lebih banyak pelukan dari mitra mereka di masa lalu telah terbukti memiliki tingkat tekanan darah lebih rendah secara signifikan.

Oleh karena itu, perilaku fisik penuh kasih sayang dapat menurunkan reaksi terhadap hidup penuh stres.

Mempromosikan Kebahagiaan

Serotonin sering disebut sebagai ‘hormon kebahagiaan’.

Sentuhan fisik dapat meningkatkan kadar serotonin. Serotonin membantu mengatur dopamin. Dopamin dapat menyebabkan perilaku agresif dan kadang-kadang kekerasan. Padahal, kadar serotonin tinggi menciptakan periode kebahagiaan.

Majalah Health Keepers menyatakan bahwa setiap orang membutuhkan pelukan dan sentuhan untuk mempertahankan kadar serotonin. Jadi, peluklah teman, orang yang Anda cintai atau bahkan hewan peliharaan Anda.

READ  Tips Meningkatkan IQ Bayi dalam Kandungan

Melepaskan Tekanan

Ketika Anda berada dalam pelukan seseorang yang Anda cintai, sangat sulit untuk tidak bersantai. Ketika Anda rileks, Anda mengurangi ketegangan pada tubuh Anda.

Hsin-Yung Chen et al. telah menemukan bahwa tekanan sentuhan yang mendalam (DTP), yang sering diberikan dengan pegangan, belaian, pelukan, dan remasan, bisa menenangkan orang-orang yang cemas.

Meningkatkan Rasa Penghargaan Terhadap Diri Sendiri

Sejak lahir, sensasi peraba tertanam dalam sistem saraf kita. Kemudian selama masa kanak-kanak, pelukan penuh kasih dan dekapan yang kita terima berkembang menjadi rasa penghargaan terhadap diri sendiri yang kita bawa sampai dewasa pada tingkat sel.

Itulah mengapa ketika kita merasa sedih, tidak yakin atau bingung, pelukan sering dapat mengubah perasaan itu dengan sikap positif.

Loretta Graziano Breuning, Ph.D.
melaporkan, “lebih banyak sentuhan, lebih banyak oksitosin, lebih banyak rasa percaya.”

Mengembalikan Keseimbangan dalam Sistem Saraf

Pelukan memberikan rangsangan manual dari sistem parasimpatis. Pelukan dapat mengembalikan keseimbangan dalam sistem saraf.

Banyak orang hidup dalam keadaan siaga tinggi dan kecemasan tinggi yang menempatkan sistem saraf simpatik dalam keadaan waspada. Ketika ini terjadi, sistem saraf parasimpatis, yang menghasilkan keadaan tenang dan santai berada di bawah aktif.

READ  Ingin Cepat Hamil? Konsumsi 8 Jenis Makanan Ini

Dengan merangsang sistem saraf parasimpatis dengan pelukan, kita dapat mengembalikan keseimbangan. Saat keseimbangan memulih, kita secara alami memperlambat langkah hidup kita dan merasa lebih tenang.

Sentuhan Menyampaikan Emosi Secara Efektif

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan dalam Psychology Today berjudul “The Power of Touch,” psikolog dari DePauw University, Matthew Hertenstein, menunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan bawaan untuk memecahkan kode emosi melalui sentuhan saja.

Para ilmuwan dulu percaya menyentuh hanyalah sarana untuk meningkatkan sinyal melalui pembicaraan atau bahasa tubuh, tapi Hertenstein mengatakan, “tampaknya sentuhan adalah cara yang jauh lebih bernuansa, canggih, dan tepat untuk menyampaikan emosi.”

Jumlah aktual pelukan yang dibutuhkan manusia bervariasi. Beberapa orang mengatakan beberapa kali sehari, sementara yang lain menyarankan 5 pelukan sehari. Sebuah artikel di The Telegraph menunjukkan bahwa empat pelukan sehari rupanya merupakan rahasia pernikahan yang bahagia.

(photo: www.all4women.co.za)