7 Strategi Melawan Stres Liburan

7 Strategi Melawan Stres LiburanWANITAKITA.COM – Liburan merupakan waktu ketika kita seharusnya bersenang-senang dengan keluarga dan teman-teman, tetapi kenyataannya liburan bisa menjadi moment yang menegangkan bagi banyak orang. Mereka menuntut belanja, rencana liburan, pesta, dan banyak lagi.

Karena kita cenderung menetapkan harapan yang tinggi untuk musim liburan, tidak mengherankan jika sebagian besar dari kita mengalami beberapa stres liburan.

Sebagian besar orang mengalami stres liburan akibat interaksi dengan keluarga. Hal ini mungkin disebabkan oleh kenangan sedih musim liburan lalu. Mungkin juga disebabkan oleh perubahan yang terjadi dalam kehidupan anggota keluarga lain, atau oleh perubahan yang belum terjadi dalam diri kita.

Tidak peduli apa yang menyebabkan stres liburan Anda, 7 strategi ini dapat membantu Anda mengatasinya, dan bahkan dapat membantu membuat kumpul-kumpul keluarga Anda menyenangkan lagi.

1. Akui perasaan Anda

Jika Anda telah kehilangan salah satu anggota keluarga tahun ini, liburan dapat membawa kembali perasaan sedih dan kehilangan.

READ  Tips Menghemat Anggaran Belanja Keluarga

Pahami fakta bahwa tidak apa-apa jika merasa sedih, dan ungkapkan perasaan Anda kepada anggota keluarga lainnya. Berbagi cerita dari masa-masa indah yang Anda habiskan dengan anggota keluarga yang pergi dapat membantu seluruh keluarga merasa lebih baik.

2. Tetapkan harapan yang realistis

Berbicaralah dengan anak Anda mengenai kegiatan selama liburan. Stres liburan dapat diminimalkan dengan melakukan tindakan untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki tujuan yang sama dan harapan untuk musim liburan.

Sementara Anda tidak harus mengharapkan liburan keluarga Anda untuk menjadi sempurna, Anda dapat meminimalkan stres dengan memastikan bahwa seluruh keluarga memiliki harapan yang sama.

3. Lakukan sesuatu yang berbeda

Jika biasanya kumpul-kumpul keluarga menjadi sumber stres Anda, cobalah sesuatu yang berbeda. Jika Anda kewalahan dengan menjadi tuan rumah, minta anggota keluarga lain untuk membantu. Anda bahkan mungkin ingin merencanakan makan malam liburan keluarga di restoran lokal, alih-alih di rumah Anda.

READ  7 Tahap dalam Pernikahan

Mencoba sesuatu yang baru dan berbeda dapat mengurangi atau menghilangkan stres Anda.

4. Jangan harapkan keajaiban

Jika stres liburan Anda berasal dari sejarah konflik keluarga, Anda tidak harus mengharapkan keajaiban selama musim liburan.

Anda mungkin tidak akan melihat terobosan besar dalam konflik yang sedang berlangsung, tetapi Anda dapat fokus pada bagaimana Anda dapat bereaksi dengan cara yang positif ketika konflik terjadi.

5. Katakan saja ‘Tidak’

Mengatakan “ya” ketika Anda tahu bahwa Anda harus mengatakan “tidak” dapat membuat perasaan Anda memburuk dan campur-aduk. Jujurlah dengan teman dan keluarga, dan bantu mereka untuk memahami bahwa Anda tidak dapat berpartisipasi dalam setiap peristiwa.

READ  9 Alasan Sederhana Menjadi Teladan Bagi Anak Anda

Jika Anda menemukan diri Anda dalam situasi di mana Anda tidak bisa mengatakan tidak untuk acara keluarga, carilah kegiatan lain yang dapat Anda tunda atau batalkan untuk meminimalkan stres Anda.

6. Sisihkan perbedaan

Terima kerabat Anda apa adanya, bahkan jika mereka tidak memenuhi harapan Anda. Simpan keluhan untuk waktu yang lebih cocok, dan harus memahami jika orang lain merasa frustrasi dan marah. Mereka mungkin mengalami efek stres liburan juga.

7. Siapkan dana

Tentukan jumlah dana yang Anda mampu siapkan. Jangan dipaksa untuk menghabiskan lebih dari apa yang Anda mampu. Ikuti anggaran Anda sebaik mungkin dan ingat kebahagiaan yang sesungguhnya tidak bisa dibeli dengan uang.

(photo: sheknows.com)