Tips Hidup Rukun dengan Mertua

Tips Hidup Rukun dengan MertuaWANITAKITA.COM – Hidup serumah dengan ibu mertua memang terkadang memunculkan kesalahpahaman yang berujung dengan cekcok atau saling menyalahkan satu sama lain.

Salah paham ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari perbedaan pendapat hingga urusan dapur. Hal ini sebenarnya bukanlah masalah besar dan bisa diperbaiki hubungan menantu serta mertua agar tetap rukun.

Beberapa penyebab adanya masalah antara menantu dengan mertua bisa terjadi karena perbedaan yang ada, sebut saja: latar belakang budaya yang berbeda, perbedaan pendidikan, perbedaan usia dan masih banyak lagi.

Perbedaan budaya mungkin bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya permasalahan antara mertua dengan menantu. Bisa jadi ketika Anda berasal dari daerah yang memiliki cara berbicara yang lebih halus bertemu dengan keluarga suami yang berbicaranya ceplos-ceplos.

Kedua, perbedaan usia antara Anda dengan mertua cukup jauh. Orang yang sudah tua tentunya lebih cepat lelah jika dibandingkan dengan Anda yang masih muda. Jadi wajar saja jika mertua anda kerap meminta Anda melakukan sesuatu karena dengan fisiknya yang sudah semakin melemah tentunya mertua Anda tidak bisa melakukan hal-hal yang berat. Selain itu, usia yang sudah tua bagi ibu mertua juga kerap membuatnya lebih sensitif perasaannya.

Sebenarnya masih banyak hal yang bisa menjadi penyebab kesalahpahaman antara Anda dengan mertua.

Setiap menantu tentunya menginginkan hubungan dengan mertua agar selalu tetap rukun. Tidak terjadi kesalahpahaman, cekcok, hubungan yang renggang dan lain sebagainya. Bagaimanapun, jika Anda hidup bersama dengan mertua di bawah satu atap, tentunya Anda akan bertemu dan bertatap muka setiap harinya.

Tidak hanya itu saja, suami Anda, tentu adalah orang yang mencintai dan menyayangi ibunya. Sehingga tidak pantas jika hubungan menantu dengan mertua tidak berjalan dengan baik.

Di bawah ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika Anda dan mertua mengalami kesalahpahaman agar bisa rukun kembali seperti semula:

Bersikap terbuka

Ketika terjadi salah paham dengan mertua, maka sebaiknya Anda bersikap terbuka. Katakanlah apa sebenarnya maksud Anda sehingga terjadi salah paham dengan mertua Anda. Anda juga bisa mengajukan pertanyaan kepada mertua Anda mengenai solusi terbaik sehingga bisa keluar dari kesalahpahaman.

Melibatkan suami

Jika Anda mengalami masalah yang cukup rumit dengan mertua Anda dan tidak bisa menyelesaikannya sendiri, maka sebaiknya Anda melibatkan suami anda. Suami di sini akan berperan sebagai penengah dan akan mengajak berbicara ibunya dengan baik-baik.

Anak tentunya memiliki kedekatan dengan ibunya. Sehingga tidak ada salahnya jika Anda melibatkan sang suami untuk membantu memecahkan masalah Anda dengan sang mertua.

Menghargai yang lebih tua

Ketika Anda berselisih dengan mertua, maka sikap yang tetap harus Anda lakukan adalah menghargai mereka. Bisa jadi masalah muncul karena memang dipicu oleh sikap Anda yang kurang menghargai mertua Anda.

Kunci dari masalah yang anda sebenarnya adalah bagaimana cara menghargai dan menghormati mertua anda. Jangan pernah Anda membantah nasihatnya dan berusahalah untuk melayani mertua sebisa Anda, misalnya membuatkan teh atau memasak. Dengan begitu, maka mertua anda pun akan menyadari bahwa sikap mereka salah dan memaafkan Anda.

(photo: vemale.com)


TOPIK MENARIK LAINNYA

Bahaya minum air bong sabu, bahaya mengkonsumsi semir sepatu kiwi, takaran semir sepatu untuk menggugurkan kandungan, Makalah tentang sanggul daerah, Air rebusan jahe tahan BERAPA hari, warna kuku yang bagus untuk cewek tomboy, Pepek anak anak msih kecil, dampak teh campur nutrisari, apakah odol bisa menebalkan alis, Masa kadaluarsa cream naavagreen, Khasiat minum air bekas bong sabu, berapa lama gel lidah buaya bisa bertahan, Cara menyambung rok dengan atasan, cara menyambung rok pendek jadi rok panjang, manfaat nutrisari