Rencanakan Kehamilan Dengan 8 Makanan Sehat Ini

Rencanakan Kehamilan Dengan 8 Makanan Sehat IniWANITAKITA.COM – Sedang merencanakan kehamilan? Beberapa penelitian menemukan cara terbaik untuk Anda yang ingin merencanakan kehamilan dengan mengkonsumsi makanan seperti salmon, yang mana akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hamil.

“Selain itu, menjaga tubuh tetap sehat dengan makanan sehat juga akan sangat membantu, karena asupan gizi mempengaruhi segala sesuatu dari tingkat energi hingga hormon Anda,” kata Holley Grainger, MS, RD, pakar nutrisi.

Menjaga berat badan tetap berada pada berat yang ideal juga berpengaruh pada proses kehamilan. Diperkirakan sekitar 30 persen dari diagnosis infertilitas (kesuburan) disebabkan oleh berat ekstrem, menurut Asosiasi Infertilitas Nasional. Jadi, kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan dapat menyebabkan masalah kesuburan, terutama karena ketidakseimbangan hormon yang dihasilkan.

Nah, untuk menjaga berat badan dan mendapatkan asupan gizi yang akan mempercepat kehamilan, berikut kami bagikan pada Anda beberapa jenis makanan yang akan membantu program perencanaan kehamilan.

1. Protein

Protein merupakan bagian penting dari diet yang sehat. Para ahli dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa mengganti satu porsi daging setiap hari dengan sayur atau susu protein atau kacang-kacangan dan tahu dapat meningkatkan kesuburan.

Para peneliti Harvard juga melihat hampir 19.000 wanita yang merencanakan kehamilan hanya memiliki 39 persen kesuburan karena mengkonsumsi lebih banyak protein hewani.

Jika Anda suka mengkonsumsi daging, kombinasikan dengan protein dari nabati yang akan memberikan Anda kesempatan lebih untuk perencanaan kehamilan. “Pastikan untuk menyertakan banyak protein dalam diet Anda, termasuk sumber-sumber vegetarian seperti kacang-kacangan dan biji-bijian,” kata Rebecca Scritchfield, MA, RD, spesialis ahli gizi dan kesehatan kebugaran yang berbasis di Washington DC.

READ  Minuman Terbaik untuk Kesehatan Tubuh

2. Susu

Para peneliti menemukan bahwa beberapa dari peserta Nurses’ Health Study cenderung kurang berada pada infertilitas ovulasi jika mereka mengkonsumsi setidaknya satu porsi susu seperti yoghurt atau keju cottage yang terbuat dari susu, setiap hari.

Susu skim dan produk susu rendah lemak memiliki efek yang berlawanan pada kesuburan. Para ahli tidak begitu yakin dengan alasan tersebut, tetapi mereka berteori bahwa susu rendah lemak akan mengubah keseimbangan hormon seks, yang dapat menghambat ovulasi.

Bagi wanita yang mencoba untuk hamil, peneliti Harvard merekomendasikan untuk mengkonsumsi yogurt full-fat (mengandung lemak) atau minum segelas susu setiap hari. Namun, perlu diingat, sesuaikan dengan porsi dan jangan sampai membuat tubuh Anda menggemuk kembali.

3. Zat Besi

Makanan yang kaya akan zat besi penting untuk Anda yang ingin merencanakan kehamilan. Zat besi tidak hanya diperlukan saat Anda menstruasi, melainkan saat kehamilan. Zat besi juga dibutuhkan untuk ibu dan bayi yang akan mengurangi resiko anemia postpartum (suatu kondisi yang  menyebabkan sel-sel darah merah berada di bawah normal).

READ  Tips Menjaga Berat Badan di Masa Kehamilan

Perbanyak mengkonsumsi sumber-sumber vegetarian seperti kacang, bayam dan sereal yang diperkaya dan biji-bijian. Sumber-sumber besi non-vegetarian termasuk daging sapi dan daging unggas,” kata Scritchfield.

Untuk hasil yang maksimal, tambahkan makanan kaya zat besi dengan perasan lemon sebagai bahan menumis bayam atau paprika.

4. Biji-bijian

Biji-bijian membantu meningkatkan kadar asam folat yang akan mengurangi resiko cacat tabung saraf. Asam folat adalah vitamin B yang membantu tubuh membuat sel-sel baru yang lebih sehat.

Jika Anda  memiliki asam folat yang cukup dalam tubuhnya setidaknya satu bulan sebelum dan selama kehamilan, dapat membantu mencegah cacat lahir utama pada otak bayi dan tulang belakang,” jelas Scritchfield.

Untuk orang dewasa, usahakan  untuk  mengkonsumsi sekitar enam ons biji-bijian atau setengahnya. Selain biji-bijian, Anda bisa mendapatkan asam folat dari makanan seperti hati sapi, bayam rebus, kacang polong dan sereal.

5. Teh Herbal

Kafein mempengaruhi tingkat kesuburan. Sementara banyak ahli menyarankan bahwa konsumsi kafein (kurang dari 300 miligram per hari, atau sekitar dua cangkir 8 ons kopi) baik-baik saja dan tidak akan mengganggu program kehamilan.

Namun di sisi lain, beberapa ahli mengatakan sebaliknya. Sebuah meta-analisis terbaru yang dipublikasikan dalam European Journal of Epidemiology menemukan bahwa 100 miligram kafein per hari terkait dengan peningkatan 14 persen dalam risiko keguguran dan peningkatan 19 persen dalam risiko bayi lahir mati.

READ  Pengaruh Diabetes Terhadap Bayi Selama Kehamilan

American Pregnancy Association mengatakan bahwa kafein juga dapat menghambat kemampuan tubuh Anda untuk menyerap kalsium dan besi. Kurangi mengkonsumsi kopi, ganti dengan teh herbal alami bebas kafein yang akan memberikan keuntungan lebih.

6. Buah dan Sayuran Merah, Orange, Kuning dan Hijau

Buah-buahan dan sayuran dari semua warna mengandung fitonutrien, senyawa tanaman yang bekerja untuk melindungi dan menjaga tubuh tetap sehat. Fitokimia, termasuk antioksidan (seperti flavonoid dan karotenoid) juga akan meningkatkan kemampuan Anda untuk hamil.

Buah dan sayuran seperti labu, delima, kale, dan paprika berwarna-warni mengandung antioksidan dan multivitamin alami yang menawarkan kekayaan nutrisi.

7. Minyak Zaitun

Minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Peradangan dapat mengganggu ovulasi, pembuahan dan perkembangan awal embrio.

8. Ikan

Beberapa jenis ikan seperti salmon, ikan nila dan lele rendah akan kandungan merkuri dan kaya akan asam lemak omega-3. Ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 dapat membantu mengatur hormon reproduksi dan meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi.

Konsumsi ikan beberapa kali seminggu untuk mendapatkan docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA) atau ambil suplemen.